Senin, 30 Oktober 2017



PERMAINAN UNTUK ANAK USIA DINI

Bermaian merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan paling digemari oleh anak- anak usia dini. Hampir setiap waktu yang ada, digunakan oleh mereka untuk bermain. Untuk itu, para ahli berpendapat bahwa usia pra sekolah adalah usia bermain. Bermain sebetulnya memiliki manfaat yang begitu besar bagi perkembangan anak itu sendiri, seperti halnya yang telah dibuktikan dalam berbagai penelitian yang berkaitan dengan permainan pada anak usia dini. Bermain merupakan salah satu stimulus untuk menggali pengalaman belajar yang amat berguna untuk anak. Pengalaman- pengalaman tersebut misalnya pengalaman dalam membina hubungan dengan teman, memperkaya perbendaharaan kata, serta dapat juga sebagai sarana untuk menyalurkan emosional serta perasaan- perasaan yang tertekan, serta masih banyak lagi manfaat- manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan bermain.
Bermain untuk mencapai kecerdasan majemuk salah satunya adalah berupa permainan kecerdasan badan kinestetik. Permainan yang melatih kecerdasan badan kinestetik merupakan permainan yang paling beragam dan banyak di jumpai. Permainan ini meliputi permainan yang melatih kemampuan untuk menggunakan seluruh tubuh dalam mengekspresikan ide dan perasaan, termasuk menggunakan tangan untuk menghasilkan sesuatu. Kecerdasan ini mencakup kemampuan- kemampuan fisik khusus seperti koordinasi, keseimbangan, kekuatan, ketangkasan, kecepatan, dan kelenturan. Salah satu dari permainan kecerdasan badan kinestetik adalah bermain keseimbangan.
Cara permainan ini adalah sebagai berikut: Mintalah anak meletakkan buku diatas kepala masing- masing. Mintalah mereka berjalan diatas lantai dengan santai dan rileks seperti penjual sate keliling yang tengah menjajakan dagangannya. Jika berhasil, tambahlah satu buku, demikian seterusnya sampai anak tidak dapat lagi menjaga keseimbangannya. Permainan ini juga dapat pula dilakukan dengan bantuan media lain seperti berusaha menjaga agar penggaris tetap berdiri diatas telapak tangan. atau bisa juga tanpa alat, yaitu dengan meniru pesawat terbang. Anak merentangkan kedua tangan lurus kesamping, satu kaki diangkat lurus ke belakang dan badan merunduk ke depan. Atau bisa pula dengan permainan sendok kelereng. Setiap anak menaruh sendok pada mulutnya, sebuah kelereng diletakan pada sendok tersebut. Mintalah anak berjalan lurus kedepan sambil menjaga agarb kelereng tidak jatuh.

Referensi :
Martuti. 2008. Meneglola PAUD. Bantul: Kreasi Wacana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar